Menu

Kakak-Adik Tak Mau Akur Bagian 2

0 Comment

sat-jakarta.com – Berikan penjelasan pada anak mengapa orangtua menerapkan peraturan yang berbeda dan memberikan perhatian lebih pada saat-saat tertentu.

Ada beberapa panduan untuk menghindari terjadinya pertengkaran antarsaudara, yaitu:

  • Tidak membandingkan anak yang satu dengan yang lain, misalnya, “Kenapa kamu belum juga bisa pakai baju sendiri, padahal waktu Abang seumur kamu, Abang sudah bisa”. Daripada membandingkan, lebih baik ada sasaran yang harus dicapai anak, misalnya usia 3 tahun sudah bisa memakai baju sendiri, tidak lagi menggunakan popok.
  • Jangan meniadakan atau menekan amarah anak, rasa marah merupakan hal yang wajar, namun anak perlu belajar dari orangtuanya, bagaimana mengatasi rasa marah. Jadi, ketika anak marah, perlu ditanggapi oleh orangtua, “Ibu tau sekarang kamu sedang marah dan benci pada adikmu, tapi adik kamu bukan untuk dipukul.” Bicarakan lebih lanjut mengenai kejadian yang baru berlangsung agar anak merasa mendapat dukungan dari orangtuanya.
  • Hindari situasi yang bisa menimbulkan rasa bersalah pada anak, orangtua secara sigap perlu mencegah tindakan negatif anak pada saudaranya. Anak perlu diajarkan untuk membedakan antara perasaan dan tindakan. Perasaan negatif, wajar saja muncul, namun tidak berarti setiap marah, anak dibolehkan memukul, menendang, melempar barang. Rasa bersalah yang ditimbulkan akibat perbuatan negatif terhadap saudaranya akan berakibat buruk untuk anak. Sekian dan selamat mencoba saransaran yang diberikan.

Dalam berperan menjadi orangtua memang tidak mudah namun semua orang pastinya harus menjadi orangtua yang adil untuk semua anaknya. Untuk itulah kesabaran yang harus diutamakan untuk setiap orangtua yang memiliki anak lebih dari satu. Karena kasih sayang dan keadilan harus sama rata untuk anak satu dengan yang lainnya. Perdebatan dan pertikaian kedua anak harusnya dapat dihindari dengan memberikan keduanya pengertian mengenai arti persaudaraan.

Hal ini yang harus ditanamkan sejak dini agar mereka bisa damai dalam bersaudara sampai dewasa kelak. Dengan rasa kasih sayang dan pengertian yang rata tentunya keakuran antara anak bisa diciptakan. Sehingga keluarga akan harmonis sepanjang masa. Tidak akan ada lagi pertikaian yang menyerang kedua anak tersebut.

error: Content is protected !!